Your Are Invited!
Kepada Yth. Bapak / Ibu /Saudara/i
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.“
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dengan memohon Rahmat & Ridho Allah SWT, kami bermaksud untuk mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami :
Berawal dari balasin story Facebook lalu move ke whatsaap. Awal chatan di bulan maret 2024 dimana pas lagi bulan puasa dia iseng balesin story ig dan disitu aku langsung respon, kita cerita sharing pengalaman tentang kehidupan kita. Kita selalu VC sampai jam 2 pagi sembari menemani kerja dia, waktu itu dia dapat SIP malam.
Tepat di tanggal 24 April 2024 Gak ada yang nyangka kami merasa nyaman dan memutuskan untuk menjalin hubungan pacaran. Hari itu aku ngerasa nyaman jadi aku nanya “kita mau gini gini aja nih”, terus dia langsung respon dan mengutarakan cintanya: "Mau gak pacaran sama aku, tapi kita LDR? Aku janji gak main-main." Aku jawab iya. Padahal kami belum pernah ketemu sama sekali. Beda kota, beda jam tidur walaupun satu Kabupaten.
Setelah pacaran 14 Bulan pacaran tanpa sentuh , gak pernah pegang tangan, gak pernah boncengan, gak pernah makan bareng. Akhirnya ketemu di bulan juni tepat di Lebaran idul adha akhirnya dia pulang dan kami memutuskan untuk bertemu, dia datang kerumah untuk ngapel pertama kalinya. Sehari itu kami jalan kayak orang yang udah kena lama, padahal baru pertama kali ketemu. Setelah Ketemu, malah makin yakin untuk ke jenjang yang lebih serius.
Tepat 20 bulan setelah pertemuan itu, kami memutuskan untuk menjalin ikatan Lamaran. Dia datang lagi, bukan lagi bawa makanan tetapi bawa keluarga besar. Di ruang tamu, dia ngomong ke ayahku: "Pak, izinkan saya mau serius sama anak Bapak." Akhirnya 2 tahun lebih jaga hubungan lewat layar akhirnya sampai di titik lamaran.
Tanggal yang kami tulis di kalender sejak 2024 akhirnya Sah ditanggal 25 Oktober 2026. Orang yang dulu cuma bisa chat "udah makan belum?" sekarang duduk di sebelahan sah jadi istri/suami. Yang dulu cuma bisa kamu lihat lewat video call buram, sekarang bisa kamu genggam tangannya seumur hidup. Banyak yang bilang "ah, LDR gak ketemu mah gak bakal awet". Kami membuktikan bahwa omongan itu salah.
Dari LDR yang gak pernah ketemu, jadi teman hidup selamanya.
> LDR itu bukan soal jauhnya jarak, tapi seberapa kuat dua orang jaga janji yang sama.<
