Kami secara kebetulan berada bersama di Pantai, tidak ada saling menyapa maupun saling mengenal pada saat itu.
Setelah pulang, ketika membagikan momen tersebut dalam story Instagram, kami menyadari telah menjadi teman di platform tersebut. Kita kemudian saling berkomentar bahwa pada saat itu ternyata kita berada di tempat yang sama. Perbincangan perlahan menjadi lumayan intens.
Setelah cinta tumbuh, kami menyadari bahwa perbedaan latar belakang baik agama maupun budaya menjadi tantangan yang perlu kami hadapi bersama. Perbedaan dalam agama dan budaya telah menjadi bagian dari perjalanan cinta kami.
Perjalanan cinta kami penuh ujian kami pernah di hadapkan pada jarak dan di pisahkan, putus komunikasi, dihadapkan dengan pilihan sulit, bahkan sempat terlintas keinginan untuk menyerah dengan keadaan yang pada saat itu merasa sudah tidak mungkin untuk dapat berjuang.
Bukan karna bertemu lalu berjodoh, tapi karna berjodohlah kami bisa bertemu,
Sebagaimana yang pernah di katakan oleh Ali bin Abi Thaiib: "Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu"
Apa yang telah di takdirkan tidak mungkin akan di pisahkan, setelah beberapa bulan terpisahkan, kami di pertemukan kembali dan kami memutuskan untuk mencoba berjuang dan bangkit kembali dengan penuh keyakinan bahwa perbedaaan agama bukanlah sebuah halangan. Kehendak allah menuntun kami pada suatu ikatan Ridhoi-nya. 7 Oktober 2025 menjadi awal dari babak baru kisah kami dan memutuskan untuk mengikat janji pernikahan.
Mohon konfirmasikan kehadiran Anda dengan mengisi formulir di bawah ini.
Anda Tidak Bisa Lagi Melakukan Konfirmasi Kehadiran Dan Memberikan Ucapan.
